Duo Dugong
Kami adalah Duo Dugong

Photobucket


Cuap-Cuap Dugong!!!

Kami adalah Duo Dugong yang berprofesi sebagai desainer grafis sekaligus peneliti lingkungan. Keahlian kami adalah berenang di laut. Jangan paksa kami untuk berjalan karena kami akan mengutuk anda menjadi dugong seperti kami.. Wapadalah... Waspadalah...

INFOCUS 2012

Photobucket

Credits.


This blue grey templates made by Ainabillah Shafie. The photogenic pictures taken at WeHeartit. Thanks to Rinaa for the cursor freebies. I am proud to use Colour Choose to | Edited by: Dugong Cha

Powered by Blogger.com.




Macam-Macam Karakteristik Penumpang Kereta Ekonomi JABODETABEK

Kereta... 

Yak kereta  pemirsah. Siapa sih yang ga tau alat transportasi yang satu ini? Kalo di Jepang kereta terkenal akan kecepatan dan keefisienannya. Di Indonesia apalagi di daerah Jakarta dan sekitarnya, kereta terkenal akan kegembelannya dan kepadatan penumpangnya. Lagi-lagi gara-gara permainan politik pemerintah yang terhormat, kereta sampe sekarang rasa-rasanya semakin menyedihkan aja. Jepang sebagai produsen kendaraan bermotor terbesar di Indonesia, tidak akan membiarkan Indonesia memilih kendaraan lain selain motor/mobil produksi Jepang. Logikanya jika kereta listrik di Indonesia berubah menjadi bagus, nyaman dan aman tentunya hampir seluruh masyarakat Indonesia lebih memilih kereta listrik, karena kereta 5x lebih cepat di banding mobil/motor. Maka dari itu pejabat-pejabat pemerintahan di sana mungkin saja bermain belakang dengan yang di Jepang sana, dan menciptakan perjanjian bahwa kereta tidak akan pernah lebih baik daripada mobil/motor, agar Jepang tidak kehilangan konsumen setianya. 

Lihat saja rumah-rumah besar di Jakarta, garasinya di penuhi dengan mobil-mobil seperti layaknya showroom. Permainan politik itu juga mewarnai produksi-produksi mobil, motor bahkan pesawat terbang, Indonesia sudah dari dulu sebenarnya dapat menciptakan mobil, namun sampai sekarang tidak ada yang di produksi massal, lagi-lagi karna politik tikus lumpur dengan Jepang. Yah asal tau aja deh pokoknya Negara kita bener-bener jauh dari kata merdeka. *tsah* *kesurupan* 

Okey, daripada pusing mikirin Negara *cie uhuy* kita pandang sisi lucunya aja yuk dari kereta jaman sekarang. Cekidot!!

Gua sebagai pengguna setia kereta karna jarak rumah dengan kampus gua itu ujung-ujungan, dan karna ketidak sanggupan gua untuk mengendarai sepeda motor karna kesalahan teknis pada kaki gua (dari kecil kaga bisa naek sepeda), jadilah gua saban pagi dan sore hari di jempet ketek-ketek yang bergelantungan. Ga heran kalo pas berangkat gua dandan cakeeep banget, pas nyampe kampus di sangka abis kena angin puting beliung. 

Berantakan. Kacau. Menyedihkan pokoknya. Makanya tiap turun dari kereta gua sibuk nyariin kamar kecil, buat benerin muka gua yg jadi kaya lukisan dadaisme begini. Pernah gua meriksain isi tas temen gua yang sama-sama temen seperjuangan dalam perkeretaan. Di dalem tasnya ada minyak wangi, kaca, sisir, pelembap, alas bedak, bedak, lipgloss, deodorant, rol rambut, baju ganti sampe jongkok. Buset ni orang mau kuliah apa mau nyalon di bawah pohon.

Sampai pada suatu hari pas kereta lagi rada legaan, dalam perjalanan yang rada ngebosenin gua jadi kepikiran buat ngebuat macam-macam karakteristik penumpang ekonomi. Jadi gua buka hape dan berusaha ngetik di hape tentang orang-orang pengguna kereta. Dan ini hasilny:
 
Jenis kereta : Ekonomi
Jadwal keberangkatan : 1-3 jam sekali
Ciri khas kereta : Pala kereta berwarna oren,Penuh dengan coretan coretan anak SMP/SMA labil.


Macam-macam karakteristik penumpang:


·      Penumpang Jualan...

Hampir 30 % penumpang kereta ekonomi adalah tukang jualan. Mulai dari tukang minuman yang berslogan “akuakuakuakua” atau “yang aus yang aus” sampe jualan anduk, lem korea dan ikan.Yak pemirsa, ikan, cumi, udang dan teman temannya yang ngebuat seluruh gerbong baunya udah kaya pasar jum’at.

Yang menyebalkannya tukang jualan ini hobinya nyodok-nyodok grobaknya ke dalam krumunan orang-orang. Padahal bener-bener kaga ada ruang lagi buat tuh grobak jalan, tapi tetep aja tuh grobak menggila. Ngelindes kaki, nyodok bagian tubuh belakang, apalagi sebelnya tuh grobak ngetem di belakang badan kita, ngebuat badan pada sakit. Rasaanyaaaa pengen gua obrak abrik tuh grobak . Sabaaaaarrrr *ngelus ngelus dada*


·      Penumpang Berasa Konser...

Yang paling unik di kereta ekonomi yang ga pernah di temuin di kereta commuter adalah di kereta ekonomi ada live musiknya. Mulai dari pengamen yang cuma bawa kecrekan dari tutup teh botol, pengamen dengan sound dan kaset ala kadarnya berjuang buat karaokean, sampe yang niat banget dengan mainin alat musik biola, mini drum dan cello. Mereka mainin berbagai jenis musik mulai dari lagu ayu ting ting, kangen band, sampe instrumentalnya bethoven. Dan gua sebagai penikmat musik, kalo yang keren gua sampe rela ngeluarin uang goceng, kalo yg ala kadarnya, pas pengamennya mintain duit, gua pura-pura tidur.


·      Penumpang Pacaran...

Dari mulai hetero sampai homo,mereka pacaran. Pacarannya kaya gimana? Coba aja liat pilem-pilem holliwut jaman sekarang.


·      Penumpang Bau...

No comment added.


·      Penumpang Peminta-Minta...

Ibu-ibu, bapak-bapak, anak kecil, nenek-nenek, kakek-kakek, dengan tampang melas mengharapkan belas kasihan, berdesak-desakan sesama pengguna kereta demi uang receh. Mereka, pengemis yang pincang sampai ada yang keinjek karna kereta yang sudah tak sanggup lagi menampung penumpang.Terpampang wajah rakyat Indonesia di dalam diri mereka. Namun kaum borjuis itu tidak ada yang peduli. Miris.


·      Penumpang Nyapu...

Yang ga pernah di temuin juga nih di kereta commuter. Penumpang yang ini cukup berguna juga. Dia nyapuin lantai kereta sambil ngesot-ngesot di lantai dan berenti buat minta uang belas kasian ke penumpang yang lain. Miris banget liatnya, karena umumnya mereka masih kecil. Dan karna hobinya ngesot di lantai, baju dan badan mereka jadi dekiiiil banget.


·      Penumpang Berasa Rumah...

Di dalem kereta ekonomi yang bagaikan neraka berjalan ini, mereka rasanya nyantaiiiii banget. Sampe hobinya duduk di lantai pake jongkok apalagi yang laping ngeselin mereka ngerokok, bikin sempit jalan dan napas jadi sakit. Saking keselnya, kalo lagi penuh gua pengeeeeen banget nginjek mereka biar pada sadar diri.


·      Penumpang Shopping...

Penjual pasti bener-bener seneng banget kalo di dalem kereta ada penumpang model begini. Kerjaannya ngebeli hampir semua barang yang di jual sama penjual di kereta. Ga heran tiap turun kereta penumpang model begini pasti ribet banget kebanyakan plastik tentengan.


·      Para Penumpang Geng-Gengan...

Di dalem penumpang kereta ekonomi, di tiap gerbongnya pasti adaaa aja sekelompok orang yang berkelompok, selalu bersama, menentukan satu territorial wilayah. Bagaikan hyena di padang masyar, mereka ga mau ada orang lain masuk d wilayah kelompok mereka. Aktifitas wajib mereka adalah menyetel mp3 di hp salah satu anggota kelompoknya dan bernyanyi bersama, ketawa-tawa, gossip dan makan. Benar-benar seperti piknik.


·      Penumpang Pindahan...

Gua ga tau maksud mereka apa membawa barang-barang sebanyak itu di dalem kereta, penumpang ini menggemblok tas besar, menenteng plastik dan tas di tangan kanan, serta menenteng dua kardus di tangan kiri. Atau juga mereka memang tidak menenteng apa pun namun dengan seenak jidat mengangkut bangku panjang, 5 keranjang pisang, sepeda, motor sampai seekor kambing ke atas kereta. *tarik napas dalam-dalam embuskaaan*


·      Penumpang Dewa Angin...

Penumpang jenis ini demen banget berdiri di depan pintu kereta, biar ga panas gitu alasannya. Tapi karna hobi mereka yang aneh dan membahayakan ini, penumpang yg di dalem jadi susah turun. Karna kebanyakan penumpang tipe ini ternyata turun di stasiun paling akhir. *jedotin pala*


·      Penumpang Tidur...

Riset membuktikan 90% penumpang yang dapet tempat duduk di kereta akan tertidur sampe mendekati stasiun yang ia tuju. Alasannya mungkin selain cape, bosen atau juga menghindar dari ibu-ibu yang hamil, ibu-ibu membawa anak kecil atau orang yang sudah tua. mereka adalah orang-orang yang di prioritaskan untuk mendapatkan tempat duduk, namun karna keegoisan manusia, kadang mereka berpura-pura tidur untuk menghindari kewajiban untuk memberikan tempat duduk kepada mereka.


·      Penumpang Kriminil... 

Yak, copet dan tukang todong. Untuk copet, mereka benar-benar tidak bertampang seperti pencopet. Seperti orang kerja aja gitu, tapi ia selalu pake jaket buat ngumpetin hasil copetannya. Mereka mengincar orang-orang yang baru pertama kali naik kereta, mereka bisa melihat siapa-siapa aja yang biasa naik kereta dan yang baru naik kereta. Mereka biasanya beraksi di sekitar pintu, jika sudah di dapat barang yang ia copet, maka ia dengan mudah dapat langsung keluar dari dalam kereta.


·      Penumpang di Atas Kereta...

Mereka adalah pemanjat ulung, demi kelegaan dan dapat meminum kopi di kereta, mereka rela naik di atas kereta. Bukan cuma cowok, tapi banyak juga cewek dan anak-anak kecil. Anak-anak kecil itu biasanya hanya iseng dan membuktikan ke “premanannya” kepada teman-temannya. Ga heran kalo di rel kereta sekarang banyak di temuin mayat yang gosong bekas setrum listrik atau mayat anak kecil yang sudah ga berbentuk lagi karna kelindes kereta. *merinding*



Naahh sekian dulu laah postingan gua kali karna gua udah ngantuk bangeet nih, tugas banyak banget daaahhh… Oh iya buat postingan berikutnya, gua Insya Allah bakal posting tentang karakteristik penumpang commuter jadi di tunggu aja okeee...

Namun pasti masih banyak kayanya karakteristik penumpang ekonomi yang lain yang mungkin aja ga kecatet di sini, atau pengalaman tak terlupakan menghadapi orang-orang model di atas gitu, atau mungkin anda salah satu di antaranya? Pokoknya comment aja dah okeee kita berbagi suka dan duka sebagai sesama pengguna kereta ekonomi hehehe...

Akhir kata gua punya sajak pendek buat kalian..


Kereta Ekonomi

di dalam kereta ekonomi..
di bawak kipas angin yang tidak lagi berfungsi..
di antara ketek yang mencoba saling mengisi..
di tubruk grobak tukang cumi-cumi..
oh keretaa ekonomi..
ai lep yu :*


 By: Dugong Den S.Krl (Sarjana Kereta Listrik)